Latest News

Showing posts with label Inspirasi Berkebun. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi Berkebun. Show all posts

Saturday, September 10, 2016

Tips Praktis Agar Tanaman Di Pot Berbuah Lebat" Sangatlah Mudah ...Silahkan Share.

Tips Praktis Agar Tanaman Di PotBerbuah Lebat - Banyak langkah serta trick simpel untuk bikin tanaman dalam pot cepat berbuah, kususnya tanaman buah yang di tanaman dalam sebuah pot. Cara yang paling simpel supaya tanaman pot itu berbuah yaitu dengan langkah lakukan stres air pada tanaman tersebut .
 
Tips Praktis Agar Tanaman Di Pot Berbuah Lebat
Tips Praktis Agar Tanaman Di Pot Berbuah Lebat
 
Cara Praktis Supaya Tanaman di Pot Berbuah Lebat!!!

Stres air untuk mer4ngs4ng supaya tanaman pot cepat berbuah lebat cara begitu mudah. yang butuh kita kerjakan yaitu dengan langkah janganlah lakukan penyiraman dengan saat spesifik. sebagai contoh, Kerjakan penyiraman pada tanaman pot itu agar tanaman itu tak mati saja. dapat 10 hari sekali atau bahkan juga kita siram 1 bln. sekali saja.

Cara cepat Bikin tanaman pot berbuah lebat, kerjakan stes air ini sepanjang 3 bln. saja, setelah itu, sesudah 3 bln., kerjakan penyiraman normal seperti awal mulanya, yakni setiap pagi serta sore hari. tidak bakalan lama, tanaman buah tersebut bakal berbunga dengan lebat. lantas setelah itu berbuah.
Diluar itu, kerjakan pemupukan dengan memakai Pupuk NPk dengan ukuran satu sendok makan di tabur secara rata untuk menyu"burkan daun serta membes4rkan batang.

Biasanya tidak lama sesudah kita lakukan stres air pada tanaman buag dalam pot ini, cuma di perlukan saat 1 hingga 2 bln. saja, bibit tanaman itu bakal segera berbunga lebat.

trick ini lah yang banyak di pakai beberapa penjual bibit tanaman buah dalam pot di pasaran ataupun yang lewat keliling. biasanya orang bakal segera tertarik untuk beli bibit tanaman buah itu terlebih bila telah menghasilkan buah. harga yang di menawarkan pasti bakal semakin mahal.

Ada pula, beberapa penjual tanaman buah yang bibitnya datang dari sambungan mata tempel atau yang umum di sebut 0kul4si. langkah 0kul4si bibit dalam pot di kerjakan pada in"duk tanaman yang sehat serta unggul supaya bibit yang di hasilkan juga berkwalitas. ini semuanya untuk mend0ngkrak daya jual tanaman tersebut .

Tetapi ada pula yang memakai bibit cabutan yang segaja di benih oleh beberapa petani. untuk nilai jual bibit cabutan yang di tanaman dalam satu polybag, ukuran 3 hingga 40 Cm dijual dengan harga 10 hingga 50 ribu rupiah.

Kita sendiri dapat juga membuahkan bibit tanaman dalam pot yang unggul lewat cara lakukan penyetekan atau 0kul4si serta lewat system cangkok supaya tanaman itu cepat berbuah lebat. =

Dasarnya kerjakan perawatan secara teratur, janganlah lupa untuk menyiram serta lakukan pemupukan dengan teratur supaya tanaman buah dalam pot itu cepat berbuah. bila butuh kerjakan stres air seperti yang telah saya terangkan diatas untuk mer4ngs4ng daya tumbuh bunganya.. semoga bermanfaat.


Sumber: http://www.rahasiabikinsehat.com/2016/07/tips-praktis-agar-tanaman-di-pot.html

Thursday, September 8, 2016

Ingin Menanam Tanaman Cabe Pelangi Yuk Lihat Caranya disini ....

Cara Menanam Cabe - Beberapa waktu belakangan, cabai warna-warni sedang ramai dibicarakan. Bahkan banyak yang menyebutnya cabai rawit, seru dan unik untuk makan gorengan. Sebenarnya cabai macam apakah ini?
Cara Menanam Cabe
Cara Menanam Cabe
Cabai warna-warni berasal dari Amerika Selatan. Ada yang bilang dari Brasil, walau ternyata nama aslinya : Bolivian Rainbow. Cabai jenis ini lebih lazim dipakai sebagai tanaman hias, dan memang laku di dunia online untuk kebutuhan tersebut. Mengapa tidak dikonsumsi, misalnya untuk teman makan gorengan?

Kita lihat data berikut, ya:

  • * Tingkat kepedasan: 5.000 � 30.000 SHU
  • * Tinggi tanaman rata-rata: 60-90cm
  • * Iklim ideal: dataran rendah � tinggi
  • * Sinar matahari: sepanjang hari
  • * Media tanam: tanah2 : humus1
  • * Kebutuhan air: sedang
  • * Jumlah biji dalam kemasan: 10pc

Nah, cabai warna-warni, atau kita sebut saja Bolivian rainbow sesuai nama aslinya, paling maksimal kepedasannya hanya 30.000 SHU. Bandingkan dengan cabai rawit hijau yang terdapat di pasaran, (SHU) 50,000�100,000. Alhasil, Bolivian rainbow lebih banyak digunakan sebagai tanaman hias.

Bolivian rainbow memiliki perubahan warna yang menarik dari muda ke tua. Perubahan warna inilah yg menyebabkannya disebut rainbow karena dalam satu tanaman warna cabenya bisa berwarna warni. Perubahannya adalah: ungu-kuning-oranye-merah.

Tertarik menanamnya? Perawatannya tak terlalu repot, kok. Seperti pada umumnya keluarga cabai sebagai kelompok perdu, cukup perhatikan pemupukan agar lebih produktif.

Karakater tanah atau media tanam yang ideal bagi cabai adalah tanah poros, penuh unsur hara. Media tanam dibuat dari campuran sekam bakar, pasir, pakis kering, tanah, pupuk kandang, dan sedikit pasir. Semua bahan itu dicampur dan diaduk-aduk jadi satu. Baru kemudian dimasukkan dalam pot plastik.

Pot bunga yang baik untuk tanaman cabai, harus ada lubang-lubang di bagian bawahnya. Fungsinya untuk saluran pembuangan air.  Cabai tak bisa tumbuh pada tanah berair, maka perlu ada drainasi pada pot tanaman.

Panduan Cara Menanam Rainbow Chili

Tahap Penyemaian Bibit/Benih
Untuk mempersiapkan penyemaian, benih cabai rainbow direndam sebentar dalam air. Siapkan polybag ukuran 6�7 atau ukuran polybag terkecil, bisa juga memakai aqua gelas bekas dengan dipotong separuh dan diberi lubang-lubang didasarnya. Siapkan juga tanah humus yang sudah tercampur dengan media tanah kompos atau tanah humus kemasan siap pakai yang beredar di pasaran. Masukan tanah humus ke dalam polybag/aqua gelas bekas dengan ketinggian komposisi � dr polybag/aqua gelas bekas. Setelah itu, buat lubang dengan besar sekitar 0,05 cm atau sebesar bibit/benih cabai tersebut. Kemudian tutup dengan tanah humus kembali.  Bibit cabai ditanam dengan kedalaman � dari polybag. Tujuannya agar akar yang nantinya tumbuh bisa kuat. Setelah bibit selesai disemai dalam polybag, letakan polybag tersebut ditempat teduh. Masa penyiraman bibit ini adalah 1x dalam sehari dengan menggunakan spray yang telah diberi pupuk cair organik. Sebaiknya penyiraman dilakukan pada sore hari sekitar jam 3 sore. Jika kondisi terik, bisa dilakukan penyiraman 2x dalam sehari yaitu pagi dan sore. Masa tumbuh bibit menjadi tunas adalah  minimal 6-10 hari.

Tahap pemindahan tunas cabai
 Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian kedalam polybag/ pot ukuran besar yaitu diatas 30 cm. Lakukan pekerjaan ini saat pagi hari atau sore hari, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stres pada tanaman. Lakukan pemindahan bibit dengan hati-hati, jangan sampai terjadi kerusakan pada perakaran tanaman.

Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan di atas polybag kecil, copot polybag lalu masukan seluruh tanah dan tunas cabai ke dalam lubang tanam. Untuk media tanah bisa memakai tanah humus siap pakai yang beredar di pasaran. Karena tanah humus tersebut sudah mengandung semua bahan yang dibutuhkan yaitu tanah, pupuk kandang dan sekam. Berikan pemupukan tambahan menggunakan pupuk cair organik, yaitu semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah. Untuk tambahan agar masa panen bisa maksimal, tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing pada saat tanaman mau berbuah. Untuk penyiraman, tanaman cabe sebaiknya disiram sekurang-kurangnya 3 hari sekali. 

Apabila matahari bersinar terik, siram tanaman setiap hari. Setelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan ajir/penyangga dari bambu. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman agar berdiri tegak. Apabila tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan (dirompes). 

Perompesan dimulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang. Gunanya agar tanaman tidak tumbuh kesamping ketika batang belum terlalu kuat menopang. Cabai rainbow memiliki masa panen dari bibit ke pohon berbuah minimal 3-4 bulan. Atau untuk usia dari tunas ke pohon siap panen adalah 2,5 bulan.

Sumber: http://www.apakabardunia.com

Unik dan Menarik !! Menanam Tomat di Pot Terbalik, Begini Caranya

Cara Menanam Tomat Dalam Pot Dari Biji - Cara menanam tomat di polybag atau pot sepertinya sudah biasa dilakukan oleh banyak orang, biasanya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tanaman sayuran keluarga bukan untuk keperluan penjualan. Namun ada hal yang menjadi menarik dari menanam tomat di dalam pot jika ditanam dengan cara yang berbeda, yaitu menanam tomat dengan posisi pot terbalik.
Cara Menanam Tomat Dalam Pot Dari Biji
Cara Menanam Tomat Dalam Pot Dari Biji
Bagaimana caranya menanam tomat di dalam pot yang posisinya terbaik?
Sebagian dari kita mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana cara budidaya tomat dalam pot yang posisinya terbalik. Padahal cara penanaman tomat ini sebenarnya sangatlah sederhana, cara menanamnya juga seperti cara menanam tomat pada pot yang biasanya. Hanya saja pot dibalik dan digantungkan, sehingga tanaman tomat ini akan nampak seperti tanaman hias yang ditanam pada pot gantung.

Untuk melakukan penanaman tomat pada pot terbalik dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini:

Siapkan bibit tomat semaian, dengan tinggi bibit sekitar 20cm.
  • Siapkan pot yang memiliki bagian atas yang mengecil, dapat juga memanfaatkan botol air mineral ukuran besar yang dipotong.
  • Lubangi bagian botol untuk memberikan tali gantungan.
  • Isi pot dengan campuran tanah dan pupuk kandang,
  • Masukkan bibit tomat dari bagian ujung botol dan tambah isian tanah sampai terisi penuh.
  • Gantung botol pada tempat yang masih mendapat sinar matahari.
  • Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, atau bisa menambahkan wadah untuk air di dalam pot tersebut 

Itulah beberapa langkah cara menanam tomat pada pot terbalik, tanaman tomat ini akan nampak sangat indah jika sudah berbuah. Perawatan yang baik dan pemupukan sangat berpengaruh terhadap kesuburan dan banyaknya buah yang dihasilkan.


Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/08/unik-dan-menarik-menanam-tomat-di-pot.html

Cara Membuat Bibit Tanaman Nangka Berbuah Lebat dan Manis

TEKNIK PEMBIBITAN BUDIDAYA TANAMAN NANGKA

Bibit Nangka Unggul
Bibit Nangka Unggul
Persyaratan Bibit nangka
  • Umumnya perbanyakan tanaman  dilakukan dengan menggunakan bijinya,karena perbanyakkan dengan cangkok atau okulasi hanya sedikit persentase jadinya. Hal ini mungkin disebabkan kandungan lateksnya yang dapat menghambat proses persatuan.
  • Seleksi dilakukan sejak masa pembibitan apabila ingin mendapatkan nangka yang bersifat unggul (cepat berbuah, mampu berproduksi banyak dengan buah yang berkualitas dan tahan terhadap hama dan penyakit).

Beberapa hal yang perludiperhatikan dalam memilih bibit nangka yang baik adalah

  • Bibit harus berasal dari jenis atau varietas yang unggul (produksi tinggi, buah berkualitas baik, berumur panjang dan tahan terhadap hama dan penyakit).
  • Bibit harus sehat yang dapat dilihat dari sosoknya yang kokoh, batangnya kuat,lurus dan tumbuh tegak, percabangan banyak serta daun bagian atas berwarna hijau segar dan mengkilap.


Penyiapan Bibit
Penanganan benih mencakup pencucian secara hati-hati untuk membuang kulitbiji yang berlendir dan membuang bagian perikarp yang berupa tanduk; perlakuan ini akan memperbaiki perkecambahan.

Benih disemai sewaktu masih segar; jika diperlukan penyimpanan jangka pendek, benih tidak boleh dibiarkan mengering.Benih yang memilki 40% dari kandungan air aslinya dan disimpan dalam wadah plastik yang kedap, dengan suhu udara 20 derajat C masih mampu berkecambah selama 3 bulan.

Dalam kondisi yang memadai perkecambahan dapat diawalisetelah 10 hari dan mencapai persentase perkecambahan 80-100% dalam jangka waktu 35-40 hari setelah disemai. Benih hendaknya diletakkan mendatar atau dengan hilumnya menghadap ke bawah untuk perkecambahan.

Cara pembiakan pohon nangka dengan okulasi memerlukan keterampilan khususdan pengalaman dan persentase jadinya rendah. Keuntungannya antara laincepat berbuah dan sifatnya induknya dapat diturunkan.Tanaman yang digunakan sebagai pangkal bawah adalah anakan nangka/cempedak yang asalnya dari biji.

Cara okulasinya adalah sebagai berikut:

  • Sayat sebuah mata kayu (mata entras) dari batang nangka, dengan kulitnya kira-kira 2 cm dari atas sampai 2 cm di bawah mata. Kayu yang terbawa dibuang dengan hati-hati agar titik tumbuh mata tidak rusak.
  • Sayat kulit pohon pangkal bawah , kira-kira 10-20 cm di atas leher akar dengan lebar 2-3 cm dan panjangnya 3-4 cm. Ungkitlah dari kayunya dan lidah kukit dipotong separuhnya. Masukkanlah mata tersebut ke dalam lidah kulit pohon pangkal bawah tersebut, sedemikian rupa, mata masih kelihatan di atas lidah kulit pohon yang dipotong. Kemudian ikatlah dengan tali rafia dan mata tetap tersembul keluar (jangan sampai terhimpit).
  • Pada okulasi yang berhasil, sesudah 8-14 hari ikatan tali rafia harus dibuang. Apabila tunas sudah tumbuh sepanjang 1-10 cm, ikatlah tunas pada bagian atas pohon, agar tunas tumbuhnya lurus dan tidak dirusak karena digoyang-goyang angin.

Bahan untuk cangkok diambil dari dahan muda/ranting baru berada di cabang pohon/tunas ranting baru yang berada di cabang pohon maupun tunas ranting yang belum produktif.

Pencangkokkan dilakukan menjelang musim penghujan agar perakaran dapat tumbuh dengan baik. Namun demikian pencangkokkan dilakukan pada musim kemarau, tetapi harus disiram secara teratur.

Cara mencangkok dilakukan dengan cara mengupas kulit sekeliling dalam 3-5 cmlebarnya. Luka yang telah dibuat dibiarkan kering kena angin 1-2 hari. Kemudian luka bagian atas diolesi hormon rootone F, setelah itu ditutup dengan tanah berkompos atau humus yang telah dibasahi dan dibalut dengan sabut kelapa atau plastik yang telah diberi lobang-lobang kecil.

Teknik Penyemaian Bibit

Biji disemai/ditanam ke dalam kantong-kantong plastik yang sudah tersedia dibedengan sedalam setebal biji, setelah itu ditutup lapisan tanah tipis. Biji akanberkecambah dengan rata-rata daya kecambah dan persen jadi tanaman � 90 %.

Semai muda dipotkan selambat-lambatnya setelah berdaun empat helai, karenabibit yang lebih tua sulit untuk dipindahtanamkan (transplanting). Kesulitan inidapat diatasi dengan cara menyemaikan 1-2 benih langsung ke dalam satu wadah. Semai paling cocok disimpan di bawah naungan (50-70 % intensitas cahaya matahari penuh).

Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Untuk bibit dari biji, penyiraman dilakukan secara teratur setiap pagi hari.Sebaiknya persemaian diberi naungan yang tidak terlalu rapat dan menghadap kearah timur guna mencegah penguapan air yang terlalu cepat.

Untuk bibit dari cangkokkan, penyiraman tanaman nangka dapat dilakukan secara teratur tiap hariuntuk mencegah kekeringan. Penyiraman ini dilakukan kalau belum ada hujan.Semai dari cangkokan sebaiknya diberi naungan saat baru dipindahkan supaya tidak layu.

Pemindahan Bibit

Bibit yang akan diangkut ke lapangan penanaman sebaiknya disiram terlebihdahulu. Pengangkutan bibit ke lapangan penanaman dilakukan pagi atau sore haridan dikerjakan dengan hati-hati.

Pembongkaran bibit di lapangan dikerjakan hati-hati seperti halnya pada waktu pengangkutan. Apabila jarak angkutan bibit cukup jauh, maka bibit yang telah dibongkar dirawat lebih dahulu beberap hari sebelum ditanam.

Bibit-bibit ini (dari biji) dapat ditanam di lapangan sewaktu masih muda sekali,yaitu sebelum perakarannya tumbuh keluar pot, sebab gangguan terhadapperakaran dapat mematikan bibit itu.

Bibit juga harus mempunyai ukuran tinggi 50-75 cm dan berumur 1-1 1/2 bulan.Bibit dari okulasi dapat ditanam di lapangan pada umur 6-8 bulan. Jika panjang tunas telah mencapai 2-30 cm, potonglah bagian atas pohon pangkal dan lukanya ditutup parafin.

Untuk okulasi sebaiknya dilakukan pada saat udara cerah dan tidak hujan. Bibit dari cangkokan, umumnya setelah 1-2,5 bulan, cangkokan sudah berakar banyak dan cangkok dapat diambil. Setelah disapih beberapa hari,cangkok dapat ditanam di lapangan.


Sumber:Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Perdesaan, BAPPENAS

Tips Panduan Cara Menanam Daun Bawang Dalam Pot Atau Polybag dengan Hasil Melimpah

Cara Menanam Daun Bawang Dalam Pot Atau Polybag - Bagaimana tips menanam daun bawang di pot yang baik? Daun bawang adalah sayuran dari keluarga Alliaceae yang sering digunakan sebagai bahan dasar pembuatan suatu makanan. Berbeda dengan tanaman bawang-bawangan lainnya, bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan dari daun bawang adalah daunnya. Daun dari tanaman Allium fistulosum ini biasanya dibuat menjadi sup, soto, dan martabak. Rasanya yang khas dengan perpaduan dari rasa gurih, berair, dan kenyal membuat sayuran ini memiliki penggemarnya tersendiri.
Cara Menanam Daun Bawang Dalam Pot Atau Polybag
Cara Menanam Daun Bawang Dalam Pot Atau Polybag
Daun Bawang

Pada dasarnya, tingkat kesulitan menanam daun bawang tergolong mudah. Bahkan tanaman ini juga bisa dibudidayakan dengan baik menggunakan media pemeliharaan berupa pot. Agar proses penanaman daun bawang dengan pot yang anda lakukan membuahkan hasil maksimal, pelajari tips-tipsnya berikut ini :

1. Tanam Daun Bawang dari Biji
Daun bawang bisa dikembangbiakkan baik secara generatif maupun vegetatif. Penanaman daun bawang secara generatif bisa dilakukan dengan menumbuhkan biji. Sedangkan penanaman daun bawang secara generatif biasanya dilakukan melalui stek batang. Budidaya daun bawang secara generatif diklaim dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas lebih tinggi ketimbang pembudidayaan secara vegetatif.

2. Gunakan Media Tanam yang Subur
Daun bawang menyukai media tanam yang subur dan agak berliat. Tumbuhan ini juga dapat dipelihara dengan baik di tanah yang berkelembaban cukup tinggi. Disarankan pakailah media tanam yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Tambahkan beberapa bagian pupuk kandang apabila diperlukan.

3. Siram Dua Kali Sehari
Sebagai tanaman yang tumbuh dengan memprioritaskan daunnya, daun bawang juga menyukai air. Tanaman ini bisa tumbuh lebih baik saat dipelihara di media tanam yang cukup lembab daripada media tanam yang kering. Oleh karena itu, anda sebaiknya menyiram tumbuh-tumbuhan ini dengan frekuensi dua kali sehari. Kurangi intensitas penyiraman tanaman saat musim penghujan.

4. Pastikan Tanaman Bisa Mendapatkan Sinar Matahari
Yang tidak kalah penting, pastikan daun bawang juga bisa mendapatkan sinar matahari langsung. Hal ini memungkinkan tanaman tersebut dapat berkembang biak dengan baik dan berfotosintesis dengan normal. Anda bisa menempatkan pot-pot berisi daun bawang ini di teras atau di bawah pohon agar terlindung dari curah hujan yang tinggi.

5. Lakukan Pemanenan dengan Bijak
Budidaya daun bawang menggunakan pot biasanya dilakukan pada skala rumahan. Untuk itu, sebaiknya lakukan proses pemanenan secara bijak. Maksudnya, anda bisa memotong separuh dari tanaman-tanaman daun yang dibudidayakan agar lebih cepat tumbuh kembali. Di sisi lain, hindari pemanenan dengan turut mencabut bagian akarnya.


Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/08/tips-panduan-menanam-daun-bawang-di-pot.html

Panduan Cara Berkebun Sayuran dengan Gedebog Batang Pisang di Pekarangan Rumah

Cara Berkebun Sayuran Organik Di Rumah - Disaat semakin menyempitnya lahan pertanian, kini batang pisang menjadi alternatif media tanam yang tidak menggunakan tanah. Pohon pisang dan bambu bisa menggantikan talang air untuk media tanam sayur, jamur bahkan tanaman lain. Batang pisang memiliki keunggulan mengandung banyak pati, sebagai sumber nutrisi tanaman dan mikroorganisme didalamnya yang akhirnya menjadi kompos.
Cara Berkebun Sayuran Organik Di Rumah
Cara Berkebun Sayuran Organik Di Rumah
Batang pisang juga memiliki senyawa penting seperti antrakuinon saponin, dan flavonoid. Seperti pada manusia antrakuinon bermanfaat untuk menyuburkan rambut. Peran senyawa dalam tanaman juga mendorong tumbuhnya rambut akar, yang berguna untuk membantu tanaman menyerap nutrisi.

Batang pisang itu sendiri diketahui mengandung hingga 80% air. Selama batang pisang ini telah dipelajari untuk pakan ternak, karena hasil selulosa lignin rendah.
Penggunaan batang pisang tetap menjanjikan, untuk kadar glukosa tanaman pisang bisa mensuplai sendiri.

Batang pisang bisa digunakan untuk berkebun sayuran, caranyapun cukup mudah, berikut langkah-langkah penyediaan lahan:
  • Buat penyangga kayu atau bambu sebagai tenpat batang .pisang yang filetakkan hirisontal. Selanjutnya lubang dari pipa mineral piala berukuran panjang 15cm dan berdiameter 10 cm. Tempatkan dengan jarak sekitar 15-20cm. Satu batang pohon pisang dapat di buat dua jalur lubang.
  • Setelah lubang jadi labjutkan dengan pengisian tanah, atau media tanam yang lainya kedalam lubang.
  • Diamkan selama 2-3 hari, setelah itu media siap digunakan, tanamkan biji sesuai keinginan.
  • Cara pengolahannya sama seperti perkebunan dalam bambu atau pipa. Sebatang pohon pisang bisa digunakan untuk 2-3 kali panen. Tergantung pada kindisi batang pisang dan tanaman yang di tanam.

(*).(berbagai sumber)

http://www.tabloi.com/

Cara Membuat Pupuk Cair untuk Sayuran mudah dan praktis

Cara Membuat Pupuk Organik Cair - Cara Membuat Pupuk Cair untuk Sayuran mudah dan praktis - Pupuk kandang adalah Salah satu jenis dari pupuk organik. Selain diberikan langsung ke tanaman, pupuk jandang juga bisa dijadikam sebagai pupuk cair.  Kandungan di dalam pupuk kandang menjadijan tanaman sehat karena mengandung nitrogen cukup dan juga dapat meningkatkan mikroba dalam tanah.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair
Cara Membuat Pupuk Organik Cair
Caranya yaitu:
  • Tempatkan 1 sekop kotoran ayam, sapi, kambing dan lain-lain ke dalam kantong goni.
  • Tambahkan juga 2 sendok makan molases/ gula pasir atau gula merah.
  • Tambahkan Juga 1 sendok makan pupuk urea sebagai sumber nitrogen sebagai pendukung proses dekompisisi kotoran ternak oleh bakteri.
  • Setelah semua bahan di atas telah dimasukkan maka ikat karung goni kemudian masukkan dalam ember dengan volume 5 galon dan isi dengan air.
  • Biarkan pupuk kandang terurai selama kurang lebih satu minggu, aduk sesekali untuk melepaskan gas yang tebentuk akibat proses fermentasi.
  • Setelah seminggu maka air didalam wadah dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Sedangkan yang didalam karung goni dapat di jadikan kompos.
  • Gunakan pupuk cair ini dengan di campur menggunakan air dengan perbandingan 1:9, artinya 1 pupuk cair dicampur dengan 9 air bersih. Penggunaanya disiramkan ditanah disekitar tanaman setiap seminggu sekali.
  • Mudah bukan cara buatnya ??
  • Yul dipraktekim dirumah masing-masing, agar ketergantungan kita dengan pupuk kimia dapat berkurang sehingga akan menjaga tanah dari kerusakan dalam jangka panjang.

Sekian artikel memgenai Cara Membuat Pupuk Cair untuk Sayuran mudah dan praktis, semoga bermanfat.


Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/08/cara-membuat-pupuk-cair-untuk-sayuran.html

Cara Unik Agar Tanaman Cabe Bisa Menghasilkan Buah yang Lebat.

Pupuk Untuk Cabe - saya akan membagikan trik khusus, cara agar tanaman cabe berbuah lebat dan tumbuh sehat. Cara untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat ini tidak terlepas dengan teknik penanaman cabe yang anda lakukan. Mungkin anda menanam cabe di halaman rumah, bisa juga anda menanamnya di dalam pot/polybag. Atau bahkan  anda telah mampu menerapkan cara menanam cabe secara hidroponik.
Pupuk Untuk Cabe
Pupuk Untuk Cabe
Dari beberapa teknik di atas tentunya ada perlakuan berbeda yang harus diberikan pada tanaman anda tergantung dari jenis teknik dan media tanam yang digunakan.

Saya tidak akan detil membahas satu persatu perlakuan khusus terhadap beberapa teknik menanam cabe tersebut tetapi hanya akan memberikan trik secara umum yang berlaku pada semua teknik agar tanaman cabe anda bisa menghasilkan buah yang lebat.

Baik langsung saja kita bahas rahasianya untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat.

Trik agar tanaman cabe berbuah lebat

Ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan, yaitu:
  • Asupan Air dan Nutrisi Tanaman Cabe
  • Perawatan pada tanaman Cabe
  • Mengatasi Hama dan Gulma pada tanaman Cabe

Mari kita bahas satu per satu untuk lebih detilnya.

1. Asupan air dan Nutrisi pada tanaman cabe.

Terkadang ketika kita mendapati tanaman cabe kita telah tumbuh subur dan nampak bakal buahnya pekerjaan kita sudah selesai. Padahal asumsi itu keliru. Justru ketika tanaman cabe sudah mulai nampak berbuah kita harus memberikan perhatian ekstra terutama perihal asupan air dan nutrisinya. Seringnya permasalahan yang muncul seperti rontok bakal buah, layu cabang, dikarenakan asupan air yang kurang. Kemudian tentang asupan nutrisi pada tanaman cabe yang sedang mulai berbuah juga harus diperhatikan. Daripada pupuk kimia, saya menyarankan anda untuk memakai pupuk organik seperti kompos dari daun-daunan atau pupuk hasil olahan limbah rumah tangga.

2. Perawatan tanaman cabe

Perawatan tanaman di sini bisa berarti adalah memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan dan peertumbuhannya. Termasuk di dalamnya antara lain:
  • Memotong cabang-cabang tanaman yang layu dan mati
  • Memangkas dan membersihkan tanaman cabe dari daun-daun yang sudah kering atau daun mati yang biasanya ada pada pangkal batang
  • Memangkas tunas-tunas susulan. Mungkin ada rasa 'eman' atau sayang, tetapi perlu ditegaskan lagi bahwa fokus tujuan kita menanam cabe bukan untuk sekedar melihat rimbunnya daun/suburnya tanaman tetapi mendapatkan buah yang lebat dan rimbun.
  • Memberikan penopang/sangga untuk membantu tanaman cabe tetap berdiri tegak manakala perakarannya tidak terlalu kuat atau buahnya sudah terlihat membebani cabang dan batang tanaman cabe.

3. Mengatasi gulma dan hama pada tanaman cabe

Gulma atau tanaman pengganggu adalah tanaman liar yang ikut mengkonsumsi nutrisi dan zat hara tanah serta mengganggu pertumbuhan tanaman utama. Ada dua teknik yang biasanya dilakukan, yaitu menyemprotnya dengan pestisida kimia atau melakukan penyiangan secara manual. Saya menyarankan untuk melakukannya secara manual saja, karena selain murah dan tidak berdampak jelek pada kondisi tanah juga anda bisa lebih intensif dalam memperhatikan kondisi tanaman. Yang perlu diperhatikan dalam penyiangan adalah bahwa tidak semua gulma harus dibasmi. Ada beberapa gulma yang ternyata mempunyai manfaat mengendalikan hama secara hayati pada areal penanaman cabe. Cabut dan bersihkan tanaman-tanaman lain yang tumbuh hanya di sekitar perakaran dan tanaman cabe.

Jika ketiga metode yang saya sebutkan di atas anda terapkan dengan benar insya Allah panen cabe anda akan bisa mendapatkan h sil yang lebih maksimal dibanding sebelum-sebelumnya. Tetapi, sekali lagi saya tegaskan tidak ada satu metode paling jitu dan ampuh untuk diterapkan semua orang. Ada kalanya berhasil untuk si A tetapi berbeda haslnya saat diterapkan oleh si B. Maka dari itu proses trial and error perlu dilakukan berulang-ulang sampai menemukan formula yang paling pas untuk tanaman /lingkungan anda. Tak ada yang sempurna, tetapi selalu ada kemungkinan untuk membuatnya lebih baik. Maka, jangan ragu dan jangan lelah mencoba.


Sumber; http://petanitop.blogspot.com/2016/08/cara-unik-agar-tanaman-cabe-bisa.html

Wow Kreatif !Begini Cara Membuat Arang Sekam Padi dengan Mudah

Cara Membuat Arang Sekam  - Membuat Arang Sekam Padi - Sekam padi dapat dijadikan sebagai Arang untuk campuran pupuk bokashi ataupun sebagai bahan bakar setelah diolah menjadi Briket Arang Sekam Padi.

Cara Membuat Arang Sekam
Cara Membuat Arang Sekam
Sekam padi ini sering diartikan sebagai bahan buangan ataupun sebagai limbah penggilingan padi, keberadaannya cendrung meningkat karena proses penghancuran alaminya berlangsung lambat, sehingga dapat mengganggu lingkungan juga kesehatan manusia itu sendiri.

Mengapa sekam padi perlu dijadikan arang sekam terlebih dahulu sebelum di jadikan media tanam, hal ini dikarenakan penggunaan sekam padi secara langsung sebagai media tanam maka dapat dikawatirkan akan  menjadi sumber penyakit bagi tanaman itu sendiri dikarenakan tingkat pertumbuhan jamur pada sekam padi cukup tinggi yang dikarenakan sekam padi ini dapat menyimpan air.

Sekam padi memiliki kerapatan jenis bulk density 125 kg/m3, dengan nilai kalori 1 kg sekam padi sebesar 3300 k.kalori dan ditinjau dari komposisi kimiawinya,  sekam padi mengandung karbon (zat arang) 1,33%, hydrogen 1,54%, oksigen 33,645, dan Silika (SiO2) 16,98%, artinya sekam dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kimia dan sebagai sumber energi panas untuk keperluan manusia.

Kadar selulosa sekam yang tinggi pada sekam padi dapat memberikan pembakaran yang merata dan stabil. Maka dari itu untuk memudahkan diversifikasi penggunaannya, maka sekam terlebih dahulu melalui proses pembuatan arang sekam kemudian selanjutnya dipadatkan, dibentuk dan kemudian dikeringkan, dan biasa disebut dengan Briket Sekam Padi.

Cara Pembuatan Arang Padi

Bahan yang dibutuhkan:
  1. Sekam padi. Sekam padi yang kering digunakan sebagai bahan dasar.
  2. Cerobong. Cerobong digunakan untuk pembakaran sekam, dengan kapasitas 15 kg/jam:
  3. Kayu bakar. Kayu bakar digunakan sebagai bahan bakar pada proses pengarangan sekam.

Cara Membuat:
  • Buatlah bara api, kemudian bara api ditutup dengan cerobong di bagian tepi-tepinya.
  • Selanjutnya cerobong ditutupi dengan mengumpulkan sekam kering ke dinding-dinding cerobong, maka akibat dari proses pemanasan pada cerobong pembakaran maka pembakaran ini terjadi tanpa menimbulkan api sehingga lambat laun sekam padi akan mengalami perobahan warna dengan sendirinya. Perubahan warna gelap pada sekam padi itu tanda sekam padi telah menjadi arang sekam

Arang Sekam Padi yang sudah jadi dapat dijadikan sebagai campuran bokashi pupuk kandang dan juga dapat juga dijadikan Briket Sekam Padi yang terlebih dahulu diproses untuk dipadatkan lalu dibentuk dan dikeringkan.

Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/08/wow-kreatif-begini-cara-membuat-arang.html

Saturday, August 13, 2016

Tips Mengembalikan Kesegaran Pisang Yang Sudah Layu Atau Terlihat Membusuk. Sehinga Terlihat Menjadi Fresh Kembali !!!

Tips Mengembalikan Kesegaran Pisang Yang Sudah Layu  - Sering sekali kita membeli pisang dengan jumlah yang banyak, sehingga tidak habis sekali makan. Pisang yang disimpan dalam lemari es biasanya akan membuat warna kulit pisang dari kuning menarik menjadi kecoklatan dan tampak sudah busuk.
Tips Mengembalikan Kesegaran Pisang Yang Sudah Layu
Tips Mengembalikan Kesegaran Pisang Yang Sudah Layu
Nah bagaimana caranya untuk mengembalikan warna kulit pisang yang tampak tidak menarik itu menjadi fresh kembali?
Seperti yang ditayangkan di Screensay.com, kita bisa mengembalikan warna kulit pisang menjadi dari coklat menjadi kuning dengan mudah.

Caranya cukup sederhana. Kita hanya memerlukan beberapa alat yang diperlukan:
  • Kantong plastik yang ada klipnya
  • beras
  • hair dryer.

Cara penggunaannya:
  • Ambil pisang dari kulkas yang sudah berwarna coklat
  • Masukkan beras ke dalam kantong plastik yang bisa ditutup agar beras tidak tumpah
  • Beras dan pisang yang sudah ada di dalam kantong kita goyang-goyangkan beberapa menit agar permukaan kulit pisang semuanya �menyatu� dengan beras.
  • Setelah kurang lebih 3 menit, keluarkan pisang dari kantong plastik. Warnanya masih kecoklatan
  • Ambil hair dryer, �keringkan� pisang tersebut dari segala arah. Dan anda akan terkagum-kagum karena kulit pisang perlahan-lahan akan berubah menjadi warna kuning seperti baru saja dibeli dari pasar.

Selamat mencoba.


Sumber: http://tipsbangneo.blogspot.com/2016/08/tips-mengembalikan-kesegaran-pisang.html

Friday, August 12, 2016

Cara Unik Agar Tanaman Cabe Bisa Menghasilkan Buah yang Lebat.

Cara Agar TanamanCabe Bisa Menghasilkan Buah yang Lebat - saya akan membagikan trik khusus, cara agar tanaman cabe berbuah lebat dan tumbuh sehat. Cara untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat ini tidak terlepas dengan teknik penanaman cabe yang anda lakukan. Mungkin anda menanam cabe di halaman rumah, bisa juga anda menanamnya di dalam pot/polybag. Atau bahkan  anda telah mampu menerapkan cara menanam cabe secara hidroponik.
Cara Agar Tanaman Cabe Bisa Menghasilkan Buah yang Lebat
Cara Agar Tanaman Cabe Bisa Menghasilkan Buah yang Lebat
Dari beberapa teknik di atas tentunya ada perlakuan berbeda yang harus diberikan pada tanaman anda tergantung dari jenis teknik dan media tanam yang digunakan.

Saya tidak akan detil membahas satu persatu perlakuan khusus terhadap beberapa teknik menanam cabe tersebut tetapi hanya akan memberikan trik secara umum yang berlaku pada semua teknik agar tanaman cabe anda bisa menghasilkan buah yang lebat.

Baik langsung saja kita bahas rahasianya untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat.
Ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan, yaitu:
  • Asupan Air dan Nutrisi Tanaman Cabe
  • Perawatan pada tanaman Cabe
  • Mengatasi Hama dan Gulma pada tanaman Cabe

Mari kita bahas satu per satu untuk lebih detilnya.

1. Asupan air dan Nutrisi pada tanaman cabe.
Terkadang ketika kita mendapati tanaman cabe kita telah tumbuh subur dan nampak bakal buahnya pekerjaan kita sudah selesai. Padahal asumsi itu keliru. Justru ketika tanaman cabe sudah mulai nampak berbuah kita harus memberikan perhatian ekstra terutama perihal asupan air dan nutrisinya. Seringnya permasalahan yang muncul seperti rontok bakal buah, layu cabang, dikarenakan asupan air yang kurang. Kemudian tentang asupan nutrisi pada tanaman cabe yang sedang mulai berbuah juga harus diperhatikan. Daripada pupuk kimia, saya menyarankan anda untuk memakai pupuk organik seperti kompos dari daun-daunan atau pupuk hasil olahan limbah rumah tangga.

2. Perawatan tanaman cabe
Perawatan tanaman di sini bisa berarti adalah memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan dan peertumbuhannya. Termasuk di dalamnya antara lain:
  • Memotong cabang-cabang tanaman yang layu dan mati
  • Memangkas dan membersihkan tanaman cabe dari daun-daun yang sudah kering atau daun mati yang biasanya ada pada pangkal batang
  • Memangkas tunas-tunas susulan. Mungkin ada rasa 'eman' atau sayang, tetapi perlu ditegaskan lagi bahwa fokus tujuan kita menanam cabe bukan untuk sekedar melihat rimbunnya daun/suburnya tanaman tetapi mendapatkan buah yang lebat dan rimbun.
  • Memberikan penopang/sangga untuk membantu tanaman cabe tetap berdiri tegak manakala perakarannya tidak terlalu kuat atau buahnya sudah terlihat membebani cabang dan batang tanaman cabe.

3. Mengatasi gulma dan hama pada tanaman cabe
Gulma atau tanaman pengganggu adalah tanaman liar yang ikut mengkonsumsi nutrisi dan zat hara tanah serta mengganggu pertumbuhan tanaman utama. Ada dua teknik yang biasanya dilakukan, yaitu menyemprotnya dengan pestisida kimia atau melakukan penyiangan secara manual. Saya menyarankan untuk melakukannya secara manual saja, karena selain murah dan tidak berdampak jelek pada kondisi tanah juga anda bisa lebih intensif dalam memperhatikan kondisi tanaman. Yang perlu diperhatikan dalam penyiangan adalah bahwa tidak semua gulma harus dibasmi. Ada beberapa gulma yang ternyata mempunyai manfaat mengendalikan hama secara hayati pada areal penanaman cabe. Cabut dan bersihkan tanaman-tanaman lain yang tumbuh hanya di sekitar perakaran dan tanaman cabe.


Jika ketiga metode yang saya sebutkan di atas anda terapkan dengan benar insya Allah panen cabe anda akan bisa mendapatkan h sil yang lebih maksimal dibanding sebelum-sebelumnya. Tetapi, sekali lagi saya tegaskan tidak ada satu metode paling jitu dan ampuh untuk diterapkan semua orang. Ada kalanya berhasil untuk si A tetapi berbeda haslnya saat diterapkan oleh si B. Maka dari itu proses trial and error perlu dilakukan berulang-ulang sampai menemukan formula yang paling pas untuk tanaman /lingkungan anda. Tak ada yang sempurna, tetapi selalu ada kemungkinan untuk membuatnya lebih baik. Maka, jangan ragu dan jangan lelah mencoba.

Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/08/cara-unik-agar-tanaman-cabe-bisa.html

Cara Unik Menanam Apel Merah Dari Biji

Cara Menanam Apel Merah Dari Biji - Apel merah adalah buah yang memiliki rasa yang sangat segar. Ada 2 cara yang umum dilakukan untuk menanam buah apel. Cara yang pertama adalah dengan menggunakan tanaman stek atau cangkok dan cara yang kedua adalah dengan biji secara langsung. Karena menanam buah apel dengan cara bibit stek sudah umum maka pada penjelasan kali ini kami akan menjelaskan cara menanam apel merah dari biji. Pada awalnya tanaman apel memang tumbuh melalui biji, akan tetapi dengan adanya perkembangan zaman maka muncul metode lain untuk menanam pohon apel yaitu dengan cara stek atau cangkok.
Cara Menanam Apel Merah Dari Biji
Cara Menanam Apel Merah Dari Biji 
Untuk menanam pohon apel merah dengan cara menggunakan biji maka anda membutuhkan biji yang berkualitas. Dalam cara menanam apel dari biji kualitas pohon apel memang sangat ditentukan dari kualitas biji yang anda pilih. Biji yang bagus adalah dari apel yang memiliki varietas unggul. Akan lebih baik jika anda menanam biji apel yang anda beli dari toko tanaman buah. Hal tersebut dikarenakan tidak semua apel yang anda makan bisa menghasilkan biji yang bisa tumbuh. Anda pasti tidak ingin sudah menunggu lama untuk melihat biji apel tumbuh akan tetapi biji yang anda tunggu tersebut tidak tumbuh karena berasal dari apel yang biasa. Untuk bisa tumbuh biji apel membutuhkan perlakukan yang khusus dan hanya bisa dilakukan oleh petani apel.
Cara Menanam Apel Merah Dari Biji
Cara Menanam Apel Merah Dari Biji
Jika anda sudah memiliki biji apel yang berkualitas maka anda bisa menanam biji apel tersebut. Cara menanam apel dari biji yang baik adalah dengan membiarkan biji tumbuh pada sebuah pot. Dengan biji tumbuh pada pot maka anda bisa mengawasi perkembangan biji tersebut. Jika biji sudah tumbuh maka anda tidak boleh segera memindah tanaman yang ada. Anda harus menunggu hingga tanaman memiliki ukuran lebih dari 25 cm. Hal tersebut dikarenakan jika anda menanam tanaman yang memiliki ukuran kurang dari 25 cm maka tanaman tersebut akan mudah untuk mati. Cara tanam apel dari biji memang cukup mudah asal anda mau untuk bersabar.

Pada saat tanaman masih dalam pot maka anda harus memberikan banyak tambahan nutrisi untuk tanaman tersebut. Dalam cara menanam apel dari biji memang sangat penting untuk selalu memberikan nutrisi pada tanaman. Hal tersebut dikarenakan pot memiliki ukuran yang kecil dan jika tidak diberikan tambahan nutrisi maka tanaman tersebut tidak akan tumbuh subur. Anda juga harus menyiram tanaman yang masih dalam pot dengan rutin. Waktu yang baik untuk menyiram adalah pada saat pagi hari dan juga sore hari. Pada pagi hari tanaman akan melakukan fotosintesis dan pada sore hari tanaman akan mencari zat yang akan digunakan untuk fotosintesis pada pagi hari.

Cara Menanam Apel Merah Dari Biji

Cara Menanam Apel Merah Dari Biji

Cara Menanam Apel Merah Dari Biji


Cara Menanam Apel Merah Dari Biji

Cara Menanam Apel Merah Dari Biji

Langkah selanjutnya dalam cara menanam apel dari biji adalah dengan memindahkan tanaman yang ada dalam pot ke kebun. Anda harus memastikan jika lahan yang anda pilih sesuai untuk tanaman apel. Tanaman yang satu ini membutuhkan tanah dengan unsur hara yang tinggi. Apabila anda merasa lahan yang anda gunakan belum bisa memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman apel maka anda bisa memberikan pupuk pada sekitar tanaman tersebut.

Melihat penjelasan diatas maka anda pasti sudah mengerti cara menanam apel dari biji yang tepat. Jika anda tidak memperhatikan penjelasan diatas maka anda bisa gagal dalam menanam apel dari biji. Dengan memiliki pohon apel yang tumbuh dengan baik maka and bisa mendapatkan apel dengan kualitas yang prima. Semoga penjelasan ini bisa bermanfaat untuk anda.

Sumber: http://petanitop.blogspot.com/2016/06/cara-unik-menanam-apel-merah-dari-biji.html

Wednesday, August 3, 2016

Cara Membuat Pupuk Organik Perangsang Akar dengan menggunakan Bahan yang berada di Sekitar Kita, Mudah dan Murah

Cara Membuat Pupuk Organik Perangsang Akar - Akar merupakan bagian tanaman yang memiliki fungsi utama menyerap berbagai macam unsur hara yang terdapat dalam tanah , Perakaran yang baik adalah syarat utama untuk menjamin kesehatan semua jenis tanaman. Faktor penting dalam meraih kesuksesan budidaya secara organik baik itu tanaman pangan atau pembudidayaan tanaman hias yang harus di perhatikan adalah baiknya pertumbuhan akar.
Cara Membuat Pupuk Organik Perangsang Akar
Cara Membuat Pupuk Organik Perangsang Akar
Pupuk Organik Perangsang Akar tanaman

Jika menggunakan pupuk kimia untuk merangsang pertumbuhan akar , telah banyak produk-produk yang tersedia di pasaran � Akan tetapi efek buruk jangka panjang terhadap kesuburan tanah perlu juga di perhatikan ! . Selain itu menggunakan pupuk perangsang akar kimia membutuhkan cost tinggi (MAHAL)  , berbeda dengan memanfaatkan bahan-bahan organik untuk diolah menjadi perangsang akar. Biaya yang diperlukan untuk membuat cukup murah � Serta bahan baku yang sangat melimpah di sekitar kita.

Nah untuk alasan menekan biaya dalam budidaya pertanian , maka solusi yang murah adalah kembali ke alam , ini karena alam telah menyediakan bahan baku gratis untuk petani yang mengaplikasikan pertanian cara organik. Caranya membuat pupuk perangsang akar menggunakan bahan organik juga sangat mudah , semua orang dapat melakukan-nya.

Pada kesempatan kali ini Blog Cara Budidaya Organik akan menguaraikan langkah dan cara membuat pupuk perangsang akar yang murah. Untuk mengetahui lebih jelas tentang bahan-bahan serta langkah pengolahan pupuk cair organik perangsang akar silahkan simak secara rinci di bawah ini.

Bahan Pupuk Cair Organik Perangsang Akar

Semua bahan-bahan untuk pembuatan pupuk cair perangsang akar, adalah murni memanfaatkan limbah organik yang terbuang di sekitar kita. Adapun bahan yang perlu di siapkan adalah sebgai berikut :

    1 � Air cucian beras yang pertama ( air leri )   2 liter 
    2 � Air kelapa tua ( muda juga boleh ) 2 liter , 
    3 �  Rebung bambu  5 kg
     4 � Bonggol Pisang 5 Kg ,  
    5 � Molase ( tetes tebu ) jika kesulitan menggunakan gula juga boleh 20% dari total bahan

Cara Pembuatan Pupuk Cair Organik Perangsang Akar

Cara mengolah ke-semua bahan menjadi pupuk perangsang akar tidaklah begitu sulit , caranya adalah bonggol pisang dan rebung bambu dihancurkan dengan cara ditumbuk atau menggunakan blender sampai benar-benar halus. Langkah berikutnya adalah mencampurkan bubur bonggol pisang + rebung bambu dengan Air cucian beras (air  leri ) , Air kelapa dan Molase ( tetes tebu ) kemudian di aduk hingga tercampur dengan rata.

Setelah ke-semua bahan yang sudah di campur siap , Masukkan campuran tadi ke dalam jerigen bersih dengan menggunakan sistem aerob ( pada tutup botol di beri lubang untuk memasukkan selang sebagai proses aerobnya ). sistem aerob  adalah Ujung selang yang satu masuk pada jerigen bersih yang telah di isi semua bahan pupuk cair organik perangsang akar dan ujung satunya masuk ke botol yang telah di isi dengan air.

Cara Membuat Pupuk Organik Perangsang Akar

Proses fermentasi atau penguraian oleh mikroba alami ini dibiarkan lebih kurang 2 minggu , pada saat fermentasi berjalan sebaiknya jerigen di goyang atau di kocok tiap hari 1 kali.
Ciri-ciri Pupuk Cair Organik Perangsang Akar Yang telah jadi

Untuk mengetahui proses fermentasi pupuk organik cair buatan anda telah selesai atau pupuk cair telah jadi , tanda-tandanya adalah terjadinya perubahan bau pupuk cair yang mirip tapai � bukan bau yang tidak sedap� . Jika terjadi perubahan bau yang kurang sedap pada pupuk cair setelah 2 minggu , berarti proses pembuatan mengalami kegagalan atau mungkin ada selang yang bocor .
Cara Aplikasi Pupuk Cair Organik Perangsang Akar

Aplikasi pupuk cair ini tidak boleh diberikan ( semprot / siram ) secara langsung  terhadap tanaman , jika diberikan secara langsung dapat berakibat over dosis atau tanaman malah mati . Meskipun organik ia perlu di campur dengan air dengan dosis atau takaran rata-rata  1 : 48 ( pupuk cair organik perangsang akar 1 liter : air 48 liter ) sesuaikan dengan kondisi tanaman .

TIPS: Aplikasi Pupuk organik Cair untuk tanaman dapat menggunakan semprot atau siram dengan interval 7 hari sekali  untuk hasil yang maksimal.

Nah , demikian ulasan tentang cara membuat pupuk cair organik perangsang akar , Apakah anda tertarik untuk berbudidaya dengan pola organik ?? . Semoga membawa manfaat untuk anda , SALAM sukses !!.


http://www.organikilo.co/2014/11/cara-membuat-pupuk-organik-perangsang.html

Tuesday, July 19, 2016

Rahasia dan Cara Unik Budidaya Tanaman Melon Dalam Pot Agar Berbuah Lebat dan Maksimal

Budidaya Tanaman Melon Dalam Pot  - Siapa yang tidak mengenal melon, hampir semua sudah pernah makan buah melon. Tidak jarang masyarakat menjadikan buah melon sebagai buah favorit. Melon merupakan salah satu dari sekian tanaman buah yang termasuk dalam tanaman semusim yang masuk dalam family cucurbiataceae. Di negara kita, Indonesia melon sering di cari karena mempunyai nilai dan harga yang tinggi. Dengan besarnya harga tidak jarang para petani beralih untuk budi daya melon sehingga hasilnya lumayan banyak.
Budidaya Tanaman Melon Dalam Pot
Budidaya Tanaman Melon Dalam Pot
Namun, kita lihat lahan sekarang semakin sempit saja. Sempitnya ruang tanam tidak menghentikan kita para petani untuk membudidayakannya. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk budi daya melon adalah menggunakan pot. Jadi melon di tanam dengan media pot yang di susun atau di jejer. Langkah ini merupakan langkah yang tepat dan juga sederhana namun hasilnya luar biasa. Jadi bagi anda yang juga tertarik ingin membudidayakan melon coba sistem tanam dalam pot. Untuk melakukan hal tersebut, beberapa persiapkan yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut :

Mempersiapkan Bibit Melon
Untuk bibit ini kita pertama memerlukan benih, untuk mendapatkan benih melon kita bisa membeli di berbagai toko pertanian yang sudah banyak sekali menjualnya. Pilihlah bibit yang berkualitas, apabila anda belum tahu silakan baca pada bagian belakang bungkus benih melon atau menanyakannya langsung. Atau bisa juga dengan melihat petani lainnya yang sudah berhasil praktek kemudian bisa ditanya merek apa yang mereka gunakan.

Sebelum benih melon di tanam, kita terlebih dahulu harus merendamnya dalam air kurang lebih hingga 12 jam. Air yang digunakan untuk merendam di campur dengan fungisida. Apabila sudah dirasa cukup, benih bisa di angkat dan meniriskannya di tempat yang gelap. Selanjutnya di tinggal hingga benih berubah menjadi seperti kecambah dan tumbuh. Nah, pada saat seperti ini selanjutnya bibit di semai pada tempat yang sudah di tentukan.

Mungkin sahabat penasaran, mengapa benih di rendam. Benih yang direndam tujuannya untuk memudahkan agar cepat tumbuh dan membentuk kecambah, kemudian setelah itu kita bisa melihat dan memilih benih yang baik untuk di tanam. Sehingga cara ini bisa digunakan sebagai antisipasi dan mengurangi penyakit karena sudah dicampur dengan fungisida sebelumnya.

Mengolah Media Tanam
Selain benih, kita juga memperhatikan tempat untuk menanam melon. Untuk hasil yang baik bisa menggunakan campuran tanah, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:3:2. Agar kebal dengan penyakit pada pertama kali penanaman kita bisa menambahkan furadan sebanyak 5 gram, humic acid 1 liter dan NPK 20 gram saja. Kesemuanya di aduk hingga rata agar tercampur dengan baik.

Proses Penanaman
Proses penanaman dilakukan apabila benih melon sudah mempunyai daun 4 lembar. Kurang lebih waktu yang dibutuhkan sekitar maksimal hingga 14 hari. Tanah yang digunakan di siram terlebih dahulu. Waktu yang tepat untuk menanam melon adalah pada waktu sore hari sehingga terik mata hari tidak begitu panas. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir tingkat Kematian bibit melon karena masih proses adaptasi di tempat yang baru.

Sanggahan atau Ajir
Karena melon menjalar kita memerlukan sanggahan atau yang disebut juga dengan ajir. Sanggahan harus kuat agar bisa menahan buah melon ketika sudah mulai besar dan berbuah. Untuk membuat ajir, sahabat memerlukan bambu kurang lebih panjangnya hingga 2 meter dan tancapkan pada daerah tanaman agar nantinya melon menjalar.

Pemangkasan untuk Memilih Buah yang Baik
Selanjutnya kita juga memerlukan pemangkasan untuk memilih buah yang baik. pemangkasan dilakukan apabila sudah agak besar sehingga bisa menentukan buah mana yang akan di besarkan.

Pemupukan yang Tepat
Salah satu hal yang menentukan melon berkualitas atau tidak yaitu pemupukan. Pemupukan memang sangat perlu untuk di perhatikan agar produksi buah yang di hasilkan nantinya lebih baik dan berkualitas. Pemupukan pada umur 5 HTS di beri urea dalam bentuk larutan dengan kosentrasi 3 kg/300liter air. Pupuk ZA + NPK 17 HST dan 50 HST yaitu 2 kg ZA dan 1 kg NPK dengan menggunakan konsentrasi 3 � 4kg/200 liter air. Pupuk daun diberikan 7 HST dengan interval antara 7 � 15 hari sekali, dengan konsentrasi larutan 1 � 2 cc/1 liter air.

Kendalikan Hama dan Penyakit
Pada umumnya penyakit atau hama yang sering menyerang buah melon adalah lalat buah, ulat daun, aphids dan tungau. Untuk itu hama seperti ini perlu kita cegah agar budi daya melon bisa berhasil. Untuk mengendalikan hama tersebut kita bisa di berikan insektisida sedangkan untuk hama tungau kita bisa mencegahnya dengan memberi akarisida.
Beberapa penyakit yang sering menyerang dan harus di ketahui oleh para pelaku budi daya melon adalah layu bakteri, layu fusarium, gummy stem blight, embun tepung, busuk daun, phytoptora molonis, virus dan cendawan tanah. Untuk mengendalikan kita bisa gunakan fungisida.

Waktunya Panen

Setelah proses yang begitu lama, saatnya memanen melon. Melon boleh di panen apabila sudah cukup, tingkat kematangan yang pas sehingga rasanya juga pas. Melon dapat di petik kurang lebih umur 65-70 Hsb. Proses melakukan panen yaitu dengan menggunakan pisau yang tajam selain itu juga bisa menggunakan gunting. Caranya adalah dengan memotong tangkai buah kurang lebih 3 cm dari pangkal. Semoga tips untuk cara budi daya tanaman buah melon dalam pot ini bisa bermanfaat bagi semua.

Sunday, July 17, 2016

10 Tips Sederhana Agar Tanaman Cabe Rawit Berumur Panjang dan Tetap Berproduksi Secara Maksimal � Sangat Menguntungkan

Cara Agar Tanaman Cabe Rawit Berumur Panjang - Cabai rawit memang memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis cabe lainnya. Cabe rawit memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi daripada cabe keriting atau cabe merah.

Cabai rawit juga mudah dibudidayakan, karena perawatannya tidak serumit cabe keriting. Bahkan dibeberapa tempat dengan kondisi tanah tertentu cabai rawit tetap bisa tumbuh dengan optimal meskipun ditanam dengan sistem tanpa olah tanah (TOT).
Cara Agar Tanaman Cabe Rawit Berumur Panjang
Cara Agar Tanaman Cabe Rawit Berumur Panjang
Di beberapa daerah seperti di pulau Sumatera misalnya, harga cabe rawit dipasaran jauh lebih stabil. Tidak seperti harga cabai merah yang setiap saat bisa berubah. Hal ini jelas menguntungkan, terlebih lagi tanaman cabai rawit mampu bertahan dan terus berbuah hingga 2 � 3 tahun. Nah, agar tanaman cabe rawit awet dan berumur panjang dibutuhkan perlakuan yang tepat dan teknik budidaya yang benar. 

Dibawah ini saya mencoba berbagi tips merawat tanaman cabe rawit supaya berumur panjang. Tips-tips berikut saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dari percobaan yang saya lakukan selama dua kali musim tanam.

Berikut tips agar tanaman cabai rawit berumur panjang, tahan lama dan mampu berproduksi hingga 2 � 3 tahun ;
  1. Pengolahan lahan yang baik,
  2. Perhatikan pH tanah agar tanaman terhindar dari infeksi patogen seperti jamur dan bakteri. pH tanah ideal untuk tanaman cabai rawit adalah netral yakni antara 6,5 � 7,0. Pada kondisi tanah yang ber pH netral jamur dan bakteri patogen tidak dapat berkembang biak dengan maksimal, sehingga kerusakan tanaman cabe rawit dapat diminimalisir. Jika pH tanah sesuai dengan kebutuhan, tanaman akan tumbuh dengan subur dan tahan terhadap serangan penyakit. Dengan demikian tanaman cabe rawit dapat tumbuh dengan optimal dan mampu bertahan hidup hingga 2 -3 tahun.
  3. Gunakan pupuk organik, pupuk organik seperti kotoran ternak atau kompos adalah pupuk yang paling baik untuk tanaman. Pupuk organik tidak merusak lingkungan, tidak meracuni tanaman dan tidak menimbulkan kerusakan pada tanah. Tanaman cabai rawit dengan pupuk organik memiliki kemampuan bertahan hidup lebih lama daripada tanaman yang diberi pupuk kimia.
  4. Kurangi penggunaan pupuk urea, penggunaan pupuk urea yang berlebihan dapat menurunkan pH tanah dan menyebabkan tanaman rentan terhadap serangan patogen. Jika memungkinkan, hindari penggunaan pupuk urea.
  5. Perhatikan sumber air, sebaiknya budidaya cabe rawit dilakukan pada lahan yang dekat dengan sumber air agar kebutuhan air tetap terpenuhi saat musim kemarau tiba. Siram tanaman cabai rawit setidaknya 3 hari sekali atau disesuaikan dengan kondisi cuaca.
  6. Perhatikan musim tanam, musim tanam sebaiknya dilakukan pada akhir musim kemarau atau awal musim penghujan. Dengan demikian ketika musim kemarau tiba tanaman cabai rawit sudah cukup kuat untuk beradaptasi dengan kekeringan.
  7. Manfaatkan jerami, jika musim kemarau tiba dan tersedia jerami yang cukup melimpah, manfaatkan untuk menutupi perakaran tanaman. Jerami berfungsi untuk menahan pertumbuhan gulma dan menjaga tanah tetap lembab. Selain itu sisa pelapukan jerami adalah pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman. Semprotkan trichoderma dan PGPR secara bergantian dengan interval 7 � 10 hari sekali agar pertumbuhan jamur dan bakteri patogen dapat ditekan.
  8. Lupakan penyiangan, pada musim kemarau tidak perlu dilakukan penyiangan. Biarkan rumput dan gulma tumbuh agar tanah tidak terlalu kering. Rumput dan gulma hanya dipotong jika tingginya sudah melebihi tinggi tanaman cabe rawit. Gunakan potongan rumput tersebut untuk menutupi pangkal batang/perakaran. Lihat Gambar 2 dibawah ini:
  9. Tumpangsari dengan tanaman pelindung, tanaman cabe rawit akan lebih baik jika sedikit terlindung dari paparan sinar matahari. Tanamlah cabe rawit yang ditumpang sari dengan tanaman pisang atau pepaya. Daun dari tanaman pisang dan pepaya akan melindungi tanaman cabai rawit dari teriknya sinar matahari saat musim kemarau. Tanaman pelindung ditanam dengan jarak 5 x 5 meter atau 5 x 6 meter. Jangan menanam tanaman pelindung terlalu rapat agar tanaman cabai rawit tetap mendapatkan sinar matahari.
  10. Jika musim hujan tiba, segera lakukan penyiangan. Gulma dan rumput liar dibersihkan, kemudian taburkan pupuk kandang atau kompos. Setelah itu timbun pupuk dengan tanah hingga menutupi seluruh bedengan. Jika perlu, tambahkan pupuk NPK yang ditabur bersamaan dengan penaburan pupuk organik. Perhatikan 10 sampai 15 hari kemudian, tanaman cabai rawit yang awalnya kurus dan kuning karena kemarau akan tumbuh tunas-tunas baru dan tampak hijau yang dibarengi dengan munculnya bunga.

Tips Budidaya dan Cara Menanam Kacang Panjang Agar Panen Dengan Melimpah � Lengkap

Cara Menanam Kacang Panjang  - Kacang panjang adalah salah satu jenis sayuran bergizi yang dapat diolah untuk berbagai jenis masakan maupun tumisan. Jika Anda memiliki lahan yang kosong, tidak ada salahnya untuk cara menanam kacang panjang ini. Tentunya untuk konsumsi pribadi Anda dan keluarga.

Cara menanam kacang panjang pada dasarnya hampir sama dengan menanam kacang hijau maupun jenis kacang � kacangan lainnya. Menanam kacang panjang disamping sebagai komsumsi sendiri untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, juga dapat menambah penghasilan Anda jika menjualnya dipasar.
Cara Menanam Kacang Panjang
Cara Menanam Kacang Panjang
Untuk mengetahui cara menanam kacang panjang, alangkah lebih baik jika Anda menentukan dulu lahan yang akan digunakan untuk menanam kacang panjang dengan kriteria berikut yang dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman kacang panjang Anda.

Syarat Tumbuh Kacang Panjang :

  • Kacang panjang tumbuh baik pada lahan yang bertanah latosol atau lempung berpasir, gembur, subur, kaya akan unsure hara yang dibutuhkan tanaman, serta memiliki drainase yang baik.
  • PH tanah netral yaitu berkisar antara 5 hingga 6, jika tanah terlalu asam ( PH < 5 ) maka perlu dilakukan pengapuran dengan dolomite. Jika tanah terlalu basa ( PH > 9 ) maka perlu dicampur belerang sebelum ditanami kacang panjang.
  • Suhu disekitar lahan antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan curah hujan berkisar diantara 700 hingga 1200 mm/th.
  • Disarankan cara menanam kancang panjang, harus memperhatikan ketinggian lahan. Yaitu tidak melebihi 800 meter diatas permukaan laut dengan iklim yang kering.

Setelah lahan sudah dapat Anda tentukan, berikutnya tahap cara menanam kacang panjang adalah sebagai berikut :

1. Pemilihan Bibit Kacang Panjang
Beberapa cirri � cirri bibit kacang panjang unggulan adalah :

  • Penampialn bibit kacang panjang tersebut bernas atau kusam
  • Perkecambahan bibit kacang panjang diatas 90%
  • Bibit tidak rusak atau cacat
  • Tidak mengandung penyakit maupun hama tanaman

Cara menanam kacang panjang tidak perlu melalui proses persemaian bibit. Benih kacang panjang sudah dapat langsung ditanam di lahan yang sudah Anda persiapkan. 

2. Persiapan Lahan

  • Cangkul atau bajak lahan agar menjadi gembur dan membersihkan lahan dari gulma maupun bekas tanaman sebelumnya yang mengganggu.
  • Berikan pupuk kandang untuk menambah ketersediaan unsure hara yang dibutuhkan tanaman dengan dosis 1 ton / hektar lahan.
  • Setelah dipupuk, diamkan tanah selama 7 hari agar pupuk kandang dapat tercampur sempurna didalam tanah.
  • Buat bedengan dengan panjang menyesuaikan lahan, lebar kurang lebih 80cm, dan tinggi bedengan kurang lebih 30 cm.
  • Berikan jarak antar bedengan sebagai drainase kira � kira 40cm hingga 50 cm.
  • Buatlah lubang tanam diatas bedengan tersebut dengan jarak tanam 30cm x 40 cm.

3. Cara Menanam Kacang Panjang
Cara menanam kacang panjang yang bak dan benar sebaiknya dimulai pada awal musim penghujan agar tanaman kacang panjang yang baru ditanami mendapat suplay air yang cukup dari air hujan.
Masukkan benih kacang panjang kedalam lubang tanam yang sudah dipersiapkan, dengan masing � masinglubang di isi 2 buah biji kacang panjang. Setelah itu cara menanam kacang panjang selanjutnya, tutuplah dengan tanah tipis atau bisa juga menutupnya dengan menggunakan abu dapur ditambah pupuk kandang.

4. Penyulaman Tanaman
Tahap berikutnya dalam cara menanam kacang panjang setelah bibit ditanam adalah tehnik penyulaman. Penyulaman adalah tehnik mengganti benih yang tidak tumbuh sempurna, terserang penyakit, maupun mati dengan benih yang baru agar tanaman kacang panjang dapat tumbuh serempak.
Cara menanam kacang panjang supaya hasilnya maksimal, dan panen serempak, maka penyulaman dilakukan setelah tanaman menginjak usia tanam 5 hingga 7 hari. Jika lebih penyumalan tidak perlu dilakukan.

5. Penyiangan Lahan
Selanjutnya dalam cara menanam kacang panjang yang benar adalah proses penyiangan lahan, yaitu membersihkan lahan dari tanaman pengganggu seperti gulma maupun rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman kacang panjang.
Sebab jika gula dan rumput liar tersebut dibiarkan, akan merebut pasokan nutrisi tanah yang dibutuhkan oleh kacang panjang, untuk tumbuh kembang dengan sempurna.

6. Pengairan dan Penyiraman
Tanaman kacang panjang tidak terlalu membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar, maka dari itu menyirami tanaman sehari sekali, pada setiap pagi ataupun sore hari.

7. Pupuk Susulan
Cara menanam kacang panjang yang baik juga erat kaitannya dengan tahap pemberian pupuk susulan. Untuk menjaga ketersediaan nutrisi dalam tanah yang dibutuhkan tanaman kacang panjang, agar dapat menopang pertumbuhannya.

Pemberian pupuk susulan dapat dilakukan disaat usia tanam menginjak umur 45 hari sejak biji ditanam dengan dosis Urea 50kg, SP36  25kg, dan KCl 75kg. Buatlah lubang di sekitar tanamn kacang panjang dan masukkan pupuk susulan dengan komposisi tersebut diatas.

8. Pemanenan
Ciri kacang panjang yang siap dipanen adalah dilihat dari ukuran polong yang telah optimal, biji di dalam polong tidak terlihat menonjol, serta mudah untuk dipatahkan tidak lentur. Atau jika dihitung dari awal masa tanam adalah 3 � 4 bulan sejak bibit ditanam.

Lakukanlah panen pada pagi hari sebelum matahari menyengat untuk mendapatkan kacang panjang yang segar. Potonglah tangkai polong dengan pisau kemudian disortir dan diikat setiap satu kilogram polong untuk siap dibawa kepasar.

Demikian tadi ulasan singkat tentang cara menanam kacang panjang, manfaatkan lahan Anda untuk usaha produktif, salah satunya dengan budidaya kacang panjang. Selamat Menanam !!!